Alloh hanya menyediakan dua tempat untuk mereka yang taat pada syari'at-Nya yaitu surga dan neraka. Tidak ada tempat ketiga yang Dia siapkan untuk mereka yang galau dalam beribadah, yang bimbang dalam menjalankan halal haramnya Alloh, yang malah selalu taat pada halal haramnya manusia. Terkadang hanya karena perbedaan sepela dalam sholat, jengkal shaf mulai merenggang, saling punggung-punggungan, jalinan silahturahmi kian tak tertatakan.
Mencoba menilik pemahaman yang satu dengan yang satu, tidak ada pebedaan, semunya damai-damai saja. Kenapa ini semua diperdebatkan ? ada yang salah ? apa ? dalam konteks apa ?. Duduk berdampingan berubah jadi tuding-tudingan, hanya karena perbedaan persepsi. Muslimah yang berjilbab lebar, malah di kecam tak sadar perkembangan jaman. Yang ada jilbab tak syar'i diagung-agungkan, merebak hingga membius "wanita desa" yang terkalutkan. Perkembangan kini sangat mengharukan, kaum intelektual (sebut : mahasiswa) tidak dapat membedakan mana yang dimaksud jilbab dan mana yang harus disebut kerudung. Terkadang perlakuan mereka yang sinis pada muslimah yang berjilbab teramat tidak memanusiakan manusia. Apa yang salah ? toh sama-sama berpakaian. Seharusnya perlakuan sinis yang mereka lontarkan itu di tujukan pada tujuan yang tepat, pada mereka yang berpakaian tapi tidak berpakaian. coba tengok dan cemati :
"Hendaknya menutup seluruh tubuh dan tidak menampakkan anggota tubuh
sedikit pun, selain yang dikecualikan karena Allah berfirman, “Dan
hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka dan janganlah
menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang biasa nampak.” (An-Nuur: 31)
Masih belum paham ?
"Allah Subhannahu wa Ta’ala,“Wahai Nabi katakanlah kepada
isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin,
“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang
demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka
tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.”
(Al Ahzab :59).
So, berjilbab yukkk !!!
Semarang, 24 Oktober 2013



0 komentar:
Posting Komentar